Video: Indonesia menjadi operator global kesepuluh Airbus A400M

Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus
Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus

Penyerahan ini menandai babak baru dalam kemampuan logistik dan kemanusiaan Angkatan Udara Indonesia

Indonesia secara resmi menerima pesawat angkut militer pertamanya, Airbus A400M, dalam upacara yang digelar pada 3 November 2025 di Pangkalan Udara Halim, Jakarta.

+ Kawasaki memperkenalkan Ninja ZX-10R 2026 dengan paket performa lengkap

Pesawat tersebut sebelumnya telah diserahkan di pabrik Airbus di Seville, Spanyol, pada Januari tahun ini dan merupakan unit pertama dari kontrak yang ditandatangani pada tahun 2021, yang mencakup dua unit — dengan pengiriman kedua dijadwalkan pada tahun 2026.

A400M akan menjadi andalan baru dalam armada angkut Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU), secara bertahap menggantikan pesawat veteran Lockheed C-130 Hercules. Sebelumnya, Indonesia hanya mengoperasikan pesawat yang lebih kecil seperti CASA C212 dan C295, yang memiliki keterbatasan dalam jangkauan dan kapasitas muatan.

+ Klik di sini untuk menonton videonya

Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus
Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus

Dirancang untuk misi transportasi taktis dan strategis, Airbus A400M dapat membawa hingga 37 ton kargo, termasuk kendaraan, peralatan, dan bahkan helikopter. Dengan muatan standar 30 ton, pesawat ini dapat menempuh hampir 4.500 km (sekitar 2.400 mil laut) tanpa pengisian bahan bakar.

Pesawat ini juga mampu melakukan evakuasi medis (MEDEVAC), operasi kemanusiaan, dan pengisian bahan bakar di udara, secara signifikan meningkatkan kemampuan operasional Indonesia — terutama di wilayah kepulauan yang luas, yang merupakan kepulauan terbesar di dunia.

Operator kesepuluh A400M

Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus
Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus

Dengan penyerahan ini, Indonesia menjadi operator global kesepuluh A400M, bergabung dengan negara-negara seperti Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol, dan Malaysia. Pesawat angkut Eropa baru ini akan memperkuat tidak hanya kemampuan logistik militer negara tersebut, tetapi juga perannya dalam operasi sipil dan kemanusiaan, seperti penanganan banjir dan kebakaran hutan di daerah terpencil.

Model ini terus menegaskan posisinya sebagai salah satu pesawat angkut berat terkemuka di dunia. Pada tahun 2024, Kazakhstan juga menerima A400M pertamanya dari dua unit yang dipesan pada September 2021.

Modernisasi strategis

Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus
Airbus A400M pertama milik Angkatan Udara Indonesia. Foto: Airbus

Pengadaan A400M merupakan bagian dari program modernisasi yang lebih luas dari Angkatan Bersenjata Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tanggap darurat dan menyesuaikan diri dengan standar logistik internasional.

Kementerian Pertahanan Indonesia menegaskan bahwa kedatangan pesawat angkut baru ini “menandai era baru interoperabilitas dan mobilitas udara” bagi kepulauan tersebut.

Sumber dan foto: Airbus. Konten dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top